Skip to content

Tag: keluarga

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini: Bukan Review Film

Sebelum kalian baca lebih jauh, saya tegaskan, ini bukan review film yang tayang mulai 2 Januari: Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Tapi, ini soal pengalaman yang saya dan keluarga alami. Kalau ada kesamaan plot, cerita, tokoh dan latar, bahkan judul tulisan ini, kebetulan saja.

Arti Keluarga dalam Film Keluarga Cemara dan Orang Kaya Baru (OKB)

Saya merasa bersyukur, dalam waktu yang berdekatan, ada dua film yang menekankan pesan pentingnya arti sebuah keluarga. Keluarga yang saya maksud, bukan hanya punya ayah dan ibu secara lengkap, melainkan semua anggota di dalamnya, punya peran dan merasa saling memiliki sehingga ada ikatan tak kasat mata, yang disebut cinta, yang menjaga mereka.

Kejutan untuk dia

H-1. Aku sudah tahu kejutan apa yang akan kuberikan besok. Menjelang istirahat siang, dua kawan perempuan kantor, menemaniku memilih kado spesial itu. Sampai di Mall Kota Kasablanka, di sebuah toko, aku mencari ‘sesuatu yang cocok’ itu. Aku sangat memahami kesukaannya, seleranya, pokoknya hapal betul kebutuhannya.

Segera ke kasir, dan membayarnya.

Lagu Cinta Untukmu

Bayangan obrolan Pepeng, masih membekas. Padahal sudah berbulan-bulan lamanya saya ketemu dia untuk sebuah wawancara. Tapi, petuah, pelajaran dan energi Pepeng masih membekas. Hasil wawancara itu, sebagian saya ambil dan bisa dibaca di tulisan sebelumnya (Belajar Romantisme dari Pepeng bagian 1, bagian 2 dan bagian 3).

Belajar Romantis dari Pepeng (Bagian 3-Habis)

Kamar Pepeng sudah diperluas, menjadi 25 meter persegi. Lebih luas sewaktu kunjungan pertama saya sebelumnya pada 2007. Sebelum masuk ke kamar itu, sebuah ukiran sulur khas Madura yang menghiasi pinggir pintu, jelas menunjukkan identitas sang penghuni.

Pepeng, lelaki kelahiran Sumenep itu menjalani aktivitas sehari-harinya di dalam kamar. Menerima tamu, membaca buku, makan bersama, diskusi bulanan dengan anak, sampai syuting beragam acara dan pemotretan.