Skip to content

Dari perut ular besi

Matahari pagi tadi
Sudah begitu tinggi
Ia menemani
Kami, yang mencari rezeki

Dari perut ular besi
Kami berimpit
Bergelantung berpegang tali
Sambil terus mawas diri

Hei, ini ibukota negeri
Nyalimu tak boleh jeri
Karna hidup hanya sekali
Yang baik putih saja kau isi

Meskipun surya meninggi
Tetaplah hatimu rendah berdiri
Meskipun ia akan hilang berganti
Tetapkan imanmu di hati

Saat berdesakan di dalam gerbong commuter line, 8 September 2017
*) Buat mereka yang selalu berangkat pagi, pulang malam untuk sesuap nasi dan simpanan deposito

sumber gambar dari sini

(Visited 1 times, 1 visits today)
Published in#Instapoetry

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *