Arti Keluarga dalam Film Keluarga Cemara dan Orang Kaya Baru (OKB)

Saya merasa bersyukur, dalam waktu yang berdekatan, ada dua film yang menekankan pesan pentingnya arti sebuah keluarga. Keluarga yang saya maksud, bukan hanya punya ayah dan ibu secara lengkap, melainkan semua anggota di dalamnya, punya peran dan merasa saling memiliki sehingga ada ikatan tak kasat mata, yang disebut cinta, yang menjaga mereka.

Continue reading “Arti Keluarga dalam Film Keluarga Cemara dan Orang Kaya Baru (OKB)”

Mengapa si Sulung Pindah Sekolah?

Awal tahun adalah awal semester kedua bagi anak-anak sekolah. Tahun baru 2019 ini, juga akan menjadi pengalaman baru bagi anak kami, si sulung, karena ia akan pindah sekolah ke Sekolah Dasar Islam Pioneer, Depok.

Beberapa kerabat dan teman bertanya-tanya, “Kenapa pindah?”

Untuk menjawab ini, tentu harus menggunakan dalil bahwa, “Setiap orangtua selalu ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya.” Sehingga, keputusan apapun yang diambil terkait masa depan anak, tentu sudah dipikirkan masak-masak. Termasuk dalam urusan pindah sekolah.

Continue reading “Mengapa si Sulung Pindah Sekolah?”

‘Guru’ yang Mendewasakan Kami Adalah Buah Hati

Hal yang paling hebat terjadi pada diri manusia, ketika ia menjadi orangtua. Meski tak ada sekolah menjadi orangtua, namun kita diwajibkan memiliki pengetahuan yang memadai tentang cara mendidik dan merawat buah hati.

Menjadi orangtua pembelajar, adalah kunci dari semua bukti cinta kita pada buah hati. Saya dan istri melalui fase dimana kami memulai pengalaman sebagai orangtua dari nol; dimulai semenjak persiapan kehamilan, pada detik-detik pertama kelahiran buah hati, usia dua tahun pertama, hingga hari ini.

Continue reading “‘Guru’ yang Mendewasakan Kami Adalah Buah Hati”

Piala yang Terbelah Tiga

Jumat malam, pekan lalu, nyaris tak ada yang berbeda, saya pulang sudah larut malam seperti biasa. Yang berbeda, adalah perasaan bangga dan bahagia, karena artikel yang saya tulis telah diapresiasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam Lomba Blog Pendidikan Keluarga 2018 sebagai Juara I.

Pulang pada Jumat malam itu, agak repot, karena harus menenteng piala, piagam yang sudah dipigura, buku-buku dari Kemdikbud, serta pakaian kotor. Tiba di rumah, seluruh penghuni telah tidur, kecuali istri yang terbangun untuk buang air kecil. Saya sempat bercerita mengenai kegiatan Malam Apresiasi dan menunjukkan piala, sertifikat penghargaan yang ditandatangani Pak Menteri, serta hadiah lainnya. Continue reading “Piala yang Terbelah Tiga”

Belajar Bohong dari Rumah

Perempuan 70 tahun itu pulang dalam keadaan lebam di wajahnya. Putrinya bertanya, “Kenapa, ma?”

Ia menjawab sekenanya. “Dipukuli orang.” Ia mungkin memilih jawaban itu, lantaran heroism yang melekat pada aktivitas hariannya yang kerap membela orang kecil, hak asasi, dan bentuk-bentuk ketidakadilan lainnya. Dan mungkin jawaban itu, ia kira, akan membuat anaknya dan paling tidak keluarganya mafhum, dan tak akan banyak tanya lagi. Continue reading “Belajar Bohong dari Rumah”